Thursday, December 1, 2022

Seandainya Kau Bukan Penari (sebuah pentigraf)

 

PENTIGRAF 

Seandainya Kau Bukan Penari

Karya: Aprilia Ningsih


Hampir satu tahun, Ninan dekat dengan Dika walaupun tidak secara langsung, hanya via whatsapp saja. Satu tahun yang lalu Nina menginjakkan kakinya di sebuah perusahaan tempat Dika bekerja. Malam hari setelah hari pertama masuk kerja, Ninan mendapat pesan WA dari Dika yang mengajaknya kenalan.

Dika, sosok laki-laki yang baik, ramah dan supel. Dia selalu memperhatikan Ninan walaupun dalam diam. Dika lebih memilih untuk berbicara melalui WA dibandingkan secara langsung. Diluar pekerjaannya, Dika adalah seniman tari tradisional yang aktif. Gerakannya sungguh lemah gemulai, luwes seperti perempuan. Hal itu yang membuat Ninan ragu dan enggan.

Suatu hari, Ninan memposting foto artikel dari koran mengenai syarat nikah 2020 yang harus memiliki sertifikat terlebih dahulu. Postingan itu langsung ditanggapi oleh Dika yang pada intinya dia ingin menikah dengan Ninan. Bingung apakah itu serius atau bercanda, Ninan menjelaskan panjang lebar pada Dika bahwa selama ini Ninan menganggap Dika sebagai teman baik dan rekan kerja, tidak lebih dari itu. Akhirnya Dika berkata “ada yang ingin kukatakan padamu, boleh?”, tanya Dika. Ninan mempersilakannya namun Dika menghendaki besok saja. Ternyata itu adalah kata terakhir dari Dika hingga akhirnya dia resign dan menghilang tanpa kabar. Seandainya dia bukan penari, harap Ninan dalam hatinya yang sedang lara.

No comments:

Post a Comment

Soal PTS Genap (sebuah contoh)

PTS PPKN GENAP IX   1.Untuk mewujudkan persatuan dalam keberagaman, masyarakat Indonesia perlu berpegang kepada prinsip-prinsip persatua...